Menu

Jangan Cinta… Berat, Biar Aku Aja!

pahlawan-zaman-now

Mau tau siapa yang disebut dengan pahlawan itu? Gak gampang lho  seseorang disebut sebagai pahlawan. Pemerintah bahkan memerlukan waktu puluhan tahun untuk memberikan gelar pahlawan kepada seseorang.  Sebagai contoh, almarhum Ki Bagus Hadi Kusumo (1890 – 1954) salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan juga salah seorang ketua ormas Islam Muhammadiyah periode 1944 – 1953. Jasa beliau pada zaman kemerdekaan sungguh luar biasa, beliau menentang penjajah Jepang yang memerintahkan murid-murid sekolahan untuk melakukan ritual menyembah matahari seperti hal masyarakat Jepang.

Sebagai ketua umum Muhammadiyah pada saat itu, Ki Bagus Hadi Kusumo mengeluarkan larangan kepada seluruh sekolah-sekolah muhammadiyah untuk melakukan ritual Sekerei (menyembah matahari) karena bertentangan dengan syariat Islam. Beliau juga yang berupaya keras untuk memasukkan kata pembukaan mukaddimah dalam UUD 1945.

Hasil jerih payah dari usaha Ki Bagus Hadi Kusumo sudah bisa kita rasakan hingga zaman sekarang ini, dan secara resmi, pemerintah Indonesia baru mengakui jasa-jasa beliau lebih dari 60 tahun setelah beliau wafat. Tahun 2015 secara resmi pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Ki Bagus Hadi Kusumo.

Jadi… gak gampang kan buat menjadi seorang Pahlawan…

Tapi jangan juga kalian putus asa. Mendapat gelar Pahlawan nasional memang tidak mudah, namun kalian bisa menjadi Pahlawan dalam arti kata yang lebih luas… percaya deh..

“Pahlawan itu mulia… jika bagimu tidak, mungkin kamu salah baca artikel…” (parodi #dilan1990)

Satu hal yang perlu kita ambil dari rangkaian penetapan gelar Pahlawan Nasional adalah sebuah proses, sebuah usaha sungguh-sungguh tanpa kenal lelah tanpa pamrih. Itulah yang sudah dilakukan oleh para pahlawan pada zaman kemerdekaan. Mereka bisa jadi tidak memilih dan tidak meminta disebut sebagai Pahlawan nasional, namun mereka semua berjuang membela tanah air dari penjajahan Belanda dan Jepang. Kecintaan mereka terhadap bumi pertiwi bisa jadi lebih besar daripada kecintaan mereka terhadap diri mereka sendiri.

Hanya dengan modal cinta, betul hanya cinta… cinta tanah air, cinta kemerdekaan, cinta kedaulatan negeri sendiri, para pemuda, tokoh-tokoh bangsa, hingga rakyat jelata berdiri tegak melawan gempuran penjajah.

Cinta tanah air, semua orang pasti bisa melakukannya. Namun hanya sebagian kecil masyarakat yang mau melakukannya.. seperti ungkapan puitis dari sosok Dilan:

“Jangan cinta.. Berat, kamu nggak akan kuat. Biar aku aja yang cinta…” (parodi #dilan1990)

Jadi… mulailah dengan mencintai tanah air kita, bumi pertiwi Indonesia… Tempat kita berpijak. Sudah banyak hasil bumi yang bisa kita nikmati dan bisa jadi saripati hasil bumi tersebut sudah menjadi bagian dari aliran darah ditubuh kita. Maka sudah selayaknya kita, para pemuda jaman now…. Menaruh belahan hati kita pada bumi pertiwi..

Sebagai pelajar jaman now, tentunya mencintai dan membela tanah air Indonesia tidak mesti dengan angkat senjata, seperti halnya pada tahun 1945. Ambil pena kalian, belajar sungguh-sungguh, fokus untuk meraih cita-cita kalian, hilangkan rasa malas, buang jauh-jauh perasaan galau, dan mulailah aksi heroik kalian dalam bidang masing-masing.

Apa yang kita perbuat saat ini, maka pasti akan berbuah dimasa yang akan datang. Bisa jadi orang lain akan mencemooh usaha kita saat ini, namun yakinlah dimasa depan kalian akan merasakan manisnya perjuangan.

Disaat pemuda lain asyik dan bangga dengan budaya luar negeri, justru kalian memilih anti mainstream dengan mencintai budaya dan produk tanah air Indonesia. Kalian bangga memakai produk tanah air, dan bahkan ikut mempromosikannya ke dunia luar. Maka itulah yang disebut dengan Pahlawan jaman now.

Sejatinya itulah… cinta tanah air anak jaman now….

“Aku tidak ingin mengekangmu, terserah! Bebas kemana engkau pergi! Asalkan tetap cintai tanah air Indonesia…” (parodi #dilan1990)

@muchheru

Share this Post!

About the Author : Admin Cakep


0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Related post

  TOP