Menu

7 TIPS MEMILIH TEMAN CURHAT

tips memilih teman curhat

 

Disaat merasa penat dan hati ingin istirahat itulah waktu yang tepat mencari teman curhat. Mencari orang yang bersedia mendengarkan keluh kesah kita. Menguatkan dan memberi masukan sambil terus berharap menemukan jalan penyelesaian. Atau minimal beban terasa berkurang. Banyak sekali hal yang bisa dijadikan bahan curhatan. Bisa hubungan dengan orang tua, kondisi perasaan, kebimbangan, sekolah, organisasi, dan lain sebagainya.

 

Tentunya, kita tidak bisa begitu saja menceritakan kepada sembarangan orang tentang hal yang sifatnya sangatlah pribadi. Bisa-bisa permasalahan yang dihadapi akan menjadi konsumsi publik. Privasi kita menjadi bahan pergunjingan karena berawal dari kesalahan mencari tempat untuk mencurahkan isi hati. agar kita bisa dengan tepat memilih teman curhat, mimin Cakep punya beberapa tips nih, yuk ah mari monggo silahkan dibaca baik-baik.

 

Pertama, sudah paham karakter teman kita

Pastikan kita sudah sangat lebih dari sekadar mengenal tentang teman kita. Terkadang mengenal tanpa memahami itu tidak cukup. Saat kita sudah mengenal bagaimana karakter teman kita maka kita pasti akan merasa aman dan nyaman untuk menceritakan kondisi kekinian kita kepadanya. Salah-salah kita memahami karakter teman bisa malah tidak menyelesaikan masalah akan tetapi menambah masalah baru. So, pastikan bener-bener sudah memahami karakter temen kita.

 

Kedua, dia memahami karakter kita

Adalah satu hal penting yang perlu diperhatikan yaitu, memastikan teman curhat kita paham bagaimana diri kita. Ketika teman curhat tersebut paham karakter kita akan lebih enak dalam memberikan feed back atas isi curhatan. Dia sangat paham bagaimana seharusnya memberikan perlakukan kepada kita. Sehingga, teman kita mampu memilah-milah mana curhatan yang butuh masukan dan hanya untuk didengar saja.

 

Ketiga, pendengar yang baik

Inti dari aktivitas curhat sebenarnya membutuhkan teman untuk mendengarkan keluh kesah kita. Tidak jarang bukan masukan yang dibutuhkan. Hanya sekadar ingin didengar.

 

Keempat, dia paham mengenai masalah yang kita punyai

Salah satu poin penting dalam memilih teman curhat, dia paham dengan masalah kita. Kepahaman dia dengan masalah yang kita hadapi akan memberikan kemantapan saat melakukan masukan dan sarannya. Masukan-masukan yang diberikan akan lebih tepat dan mengena jika dia paham dengan masalah kita.

 

Kelima, sudah pernah berhasil menyelesaikan masalah

Experience is the best teacher, katanya. Nah, belajar dari orang yang berpengalaman menghadapi masalah adalah salah satu alternatif teman curhat yang kita pilih. Paling tidak dengan menceritakan masalah kita dia bisa share pengalaman saat menyelesaikan masalahnya. Orang-orang seperti ini akan memahami perasaan yang kita punya. Paling tidak kita merasa bahwa kita bukan orang yang sendirian menghadapi masalah. Ada orang lain yang juga memiliki masalah dan dia sudah berhasil bangkit.

 

Keenam, mampu memberikan solusi

Adakalanya sesi curhat kita bermaksud untuk mendapatkan solusi. Maka, mencari orang yang mampu memberikan solusi atas apa yang dihadapi adalah hal paling bijaksana. Bukan malah memilih orang yang track recordnya semakin memperkeruh suasana dengan judgement jahat kepada kita.

 

Ketujuh, bukan tukang gosip

Ini nih, poin penting banget dalam memilih teman curhat. Jangan curhat kepada tukang gosip. Cirinya gampang kok, dia pernah nggak membicarakan curhatan seseorang kepada kita? Kalau sudah pernah bukannya tiak mungkin suatu saat nanti curhatan kita bakal jadi bahan perbincangannya. Bercerita kepada orang seperti ini malah akan menimbulkan masalah baru, apalagi jika isi curhatan bersangkutan dengan orang lain. Kita cuma curhat A bisa-bisa gosip yang beredar dari Z. So, ati-ati ya, Gaes.

 

Cukup sekian 7 tips memilih teman curhat ala mimin Cakep. Semoga bermanfaat.

 

Share this Post!

About the Author : Admin Cakep


0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Related post

  TOP